Ketika Bumi baru saja terlahir, kau berseri
di dalam tanganmu tergenggam dunia...
Dunia beserta alamnya milikmulah semua
Ketika usia bumi masih kanak-kanak
di tanganmulah tergenggam dunia
Jiwamu hanyalah milikmu, pikiranmu hanyalah milikmu, tubuhmu hanya dirimulah tuannya
merdeka sepenuhnya
Ketika Usia bumi beranjak remaja, dunia mulai terlepas dari genggamanmu...
Tanganmu tak mampu lagi menggenggam,duniapun terlepas
jiwamu tak lagi milikmu,
pikiranmu tak lagi milikmu,
tubuhmu tak lagi menjadi milikmu.
kau tak bisa lagi menjadi tuan bagi tubuhmu
kau tidak lagi merdeka
Ketika usia bumi beranjak dewasa, dunia semakin gelap, jauh dari gapaian tanganmu
pikiran, jiwa, dan tubuhmu sudah tak kau kenal
karena tidak kau miliki
Ketika Bumi semakin dewasa, matari terbit
Duniapun sedikit bercahaya
Akan tetapi dunia masih jauh dari gapaian
Tubuhmu, pikiranmu, jiwamu masih terkungkung
Terkungkung oleh sekat sekat menyakitkan
Kini bumi melampaui kedewasaan
Usianya Tidak lagi muda
Namun, kau masih terkungkung oleh sekat menyakitkan
Tanganmu terus menggapai, tanpa kenal lelah
melewati onak dan duri
Aah... engkau perempuan
Teruslah berjuang meski jalanmu penuh onak dan duri
KObarkanlah perlawanan, jangan menyerah
Karena Bumi melahirkanmu bukan untuk menjadi bunga kehidupan,
tapi pelaku kehidupan
Karena bumi melahirkanmu bukan untuk menjadi bunga revolusi,
tapi pelaku revolusi
Karena Bumi melahirkanmu sebagai pemimpin,
bukan hanya sekedar pendamping
Raihlah dunia, karena sejatinya itulah milikmu
Rebutlah kembali jiwa, pikiran dan tubuhmu
Karena sejatinya semuanyalah milikmu
Rebutlah kemerdekaanmu sebagai manusia utuh...
Welcome to revolution!!!!
Met datang di sebuah blog yang menyerukan nurani, cita-cita dan kebebebasan...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment