Tgl 29 Juni sahabtku ultah. Ketika kuucapkan selamat, dia cuma menjawab "thx yah tapi bagiku ultah cuma hal biasa saja :)
yah ultah emang perayaan kaum borjuis. Suatu hal mengada-ada untuk menghamburkan uang sementara banyak orang lain yang butuh duit. Sebuah ironi memang....
bagiku sendiri hari ultah lebih pada saat kita harus intropeksi diri. BErcermin di masa silam untuk menentukan langkah ke depan dan sekali langkah kita tentukan, jangan sampai kita sesali meski harus kita evaluasi....
sekali lagi kuucapkan selamat ultah bagi yang berulang tahun pada tanggal 29 Juni
Welcome to revolution!!!!
Met datang di sebuah blog yang menyerukan nurani, cita-cita dan kebebebasan...
Saturday, June 30, 2007
Thursday, June 21, 2007
Elan
bayi mungil yang baru lahir itu diberi nama Elan
ia terlahir dengan tangan mengepal erat seakan ingin menggenggam dunia
"elan" jadilah orang besar maka duniapun bisa kau genggam
Teruslah kau genggam dengna penuh semangat seperti namamu
ia terlahir dengan tangan mengepal erat seakan ingin menggenggam dunia
"elan" jadilah orang besar maka duniapun bisa kau genggam
Teruslah kau genggam dengna penuh semangat seperti namamu
Thursday, June 7, 2007
Ketika aku harus pergi
Ada saat dimana kita harus mengepakkan sayap menjauh dari kehidupan yang sekarang
Dan aku ingin menjauh, kau yang membesarkanku dan mendidikuku tentang bagaimana melawanpun takkan bisa mencegahku
Selamat Tinggal kawan....
kita tetap di garis perjuangan yang sama meski jarak memisahkan
Dan aku ingin menjauh, kau yang membesarkanku dan mendidikuku tentang bagaimana melawanpun takkan bisa mencegahku
Selamat Tinggal kawan....
kita tetap di garis perjuangan yang sama meski jarak memisahkan
Friday, June 1, 2007
Anak itu masih berjuang melawan maut....
Anak kecil itu ikut tertembak oleh
tentara dalam gendongan emaknya yang
kini telah tiada. Tiada dengan tembakan
di kepalanya. Tiada oleh peluru TNI....
Anak kecil itu sempat diberitakan tewas,
bersamaan dengan emaknya....
Anak kecil itu kini bertarung dengan
maut, merebut kembali hidup yang nyaris
terampas
Terampas oleh moncong senjata
Anak kecil itu masih berjuang melawan maut
Dari temabakn tentara yang ingin merebut
tanah rakyat Pasuruan
Wahai tentara, kami tahu kau hanya
menjalankan tugas
mengemban tugas dari atasanmu
Namun lihatlah wajah rakyat kini,
mungkin lebih mulia dari sapta marga
yang kau ucapkan
Ameeen
tentara dalam gendongan emaknya yang
kini telah tiada. Tiada dengan tembakan
di kepalanya. Tiada oleh peluru TNI....
Anak kecil itu sempat diberitakan tewas,
bersamaan dengan emaknya....
Anak kecil itu kini bertarung dengan
maut, merebut kembali hidup yang nyaris
terampas
Terampas oleh moncong senjata
Anak kecil itu masih berjuang melawan maut
Dari temabakn tentara yang ingin merebut
tanah rakyat Pasuruan
Wahai tentara, kami tahu kau hanya
menjalankan tugas
mengemban tugas dari atasanmu
Namun lihatlah wajah rakyat kini,
mungkin lebih mulia dari sapta marga
yang kau ucapkan
Ameeen
Subscribe to:
Posts (Atom)