Welcome to revolution!!!!

Met datang di sebuah blog yang menyerukan nurani, cita-cita dan kebebebasan...

Monday, February 26, 2007

Mendekap Waktu

Terkadang sebuah penyesalan membawa kita pada rasa ingin mendekap waktu sehingga waktu takkan beranjak kemana ia mau. KIta dekap sehingga kita bisa memundurkan waktu dan memperbaiki segala kesalahan, segala peristiwa buruk....
Namun, alangkah bijak jika kita membiarkan waktu berjalan, dialektika mengalir. Dialektika yang membuat kita lebih maju untuk selalu lebih baik dari kemarin. Kadang aku berpikir, jika saja aku tidak mengalami beberapa peristiwa berat,mungkinkah aku menjadi manusia dengan kulitas seperti sekarang? mungkinkah bila aku tidak mengalami peristiwa berat dalam hidupku aku akan belajar?

Aku bersyukur bahwa aku mengalami beberapa peristiwa berat karena dengan demikian aku bisa belajar untuk menjadi lebih dewas
a...

Monday, February 19, 2007

Negri ini Negri Korup!

Gimana nggak, ketika di tengah kondisi masyarakat yang memprihatinkan, tingkat kemiskinan yang tinggi, harga-harga sembako melangit dan menjadi brng mewah, SBY-JK malah menetapkan PP.37 dan disambut dengan perda di berbagai daerah. Perda yang langsung disahkan supaya anggaran rapelan tsb bisa dicairkan!!!
Hebat memang wakil rakyat negri ini, mereka merasa telah bekerja keras sehingga harus lebih diperhatikan dari pada rakyat miskin yang salah urus. Setelah dicerca sana sini, SBY-JK segera mencabut PP37 2006 tersebut. Cabut dunk, kan beliau ga mau kehilangan citranya (jadi ingat kritikan koalisi cabut mandat klo SBY membangun politik citra). alhasil seluruh wakil rakyat di berbagai daerah protes & pemerintahnya dianggap plin -plan :) SBY seakan menjadi pahlawan, bijak karena mencabut PP yang dia bikin sendiri. PP yang dianggap sarat korup. BUseeet
Awas jangan keburu menilai kinerja pemerintah dah membaik dengan dicabutnya PP 37 2006. Penanganan bencana banjir, semisal tak cukup dengan kunjungan SBY ke lokasi banjir atau membuka pintu manggarai sehingga beliau ikut kebanjiran. Aaaaampuuuun, presiden bukanlah seoran istimewa sehingga merupakan hal luar biasa baik ketika dia rela membuka pintu manggarai :)
So??? ke depannya, jangan lagi memilih seorang pemimpin hanya karena ia pandai menyanyi :)

Friday, February 9, 2007

Dia bilang, aku gila

Dia bilang aku gila
Sebuah kata yang menyakitkan hati hanya karena aku menggugat sebuah pengkhianatan dan ketidak jujurannya. Dia bilang aku gila, hanya karena aku murka karena pengkhianatannya.
Siapa yang tidak marah dan sedih ketika dikhianati,Tuhanpun murka!
aargh....aku bosan dengan cercaanmu. Meski kau bilang aku gila, tapi yang jelas aku punya tujuan jelas dalam hidupku.
geeez...apalah arti bila hidup hanya untuk sekedar hidup. Aku ingin hidupku tidak hanya sekedar hidup tapi lebih sekedar hidup. Meski kau bilang akugila, aku yakin aku jauh lebih waras jika aku hidup tanpamu!

Thursday, February 1, 2007

The Door is opened

Setiap individu pasti melalui fase terberat dalam hidupnya & aku telah melaluinya. Tanpa sadar aku sudah berhasil melaluinya,aku sungguh tak sadar bahwa aku mampu melaluinya. Aku yang kemarin memang masih berpijak pada masa lalu yang kuanggap bagai mimpi buruk. Sebuah mimpi buruk yang terus menghantui perjalanan hidupku. Masih teringat jelas dalam ingatanku sepenggal kisah yang selalu kuingkari sampai aku menginjak remaja...
Kadang aku meratap,kadang aku merasa sangat marah pada semua orang, kadang aku ingin mati.Mati. Sebuah keinginan yang pernah terpartri dalam hidupku dan nyaris kumaterialkan, tajamnya silet yang mengiris nadi hidupku...
Hampir separuh hidupku kuhabiskan dalam kebencian, dendam, amarah. Sering kuteriakkan dalam mimpi-mimpiku "Sudahkah ia lupa pada luka yang ia torehkan padaku bahkan di usiaku yang masih teramat muda untuk mengenal hidup!!!! Apakah ia bahagia dengan hidupnya sekarang? sementara aku merasa jijik, kotor dengan tubuhku, tubuh perempuan....Yah, aku menyesali keperempuanku. Kalau saja dunia ini adil terhadap perempuan!!!"
Aku takut mati. Yah, aku takut mati. Ketika silet tajam itu menyentuh nadi hidupku. Sakit.
Suatu hari kumasuki kehidupan baruku di dunia akademik kampus, sebuah dunia dimana aku menemukan semangat baru,mimpi baru, petualangan baru. Tiba-tiba aku merasakan hidupku sangat berarti. Berarti bagi mereka yang termarjinalkan. Aku tersentak bahwa aku bukanlah yang paling menderita di muka bumi ini, dan aku berhak untuk bahagia. Kekerasan hatiku mulai luluh, semangat hidupku terus menyala. Kukatakan pada dunia, bahwa aku berhak dan bisa bahagia. Kubuka relung hatiku, pribadi yang tertutup telah terkuak. Sebuah pintu baru terbuka bagiku. Aku mulai berani melangkah,menjalin hubungan dengan mahkluk yang dulu paling aku benci. Lelaki.
Itulah fase terberat dalam hidupku. Telah kulalui dengan tenaga yang tersisa walau memakan waktu selama belasan tahun. Kini, aku adalah manusia dengan kulitas baru dan akan menemukan kulitas yang lebih baru dan maju lagi. Seperti yang aku katakan pada seorang sahabat. "Wahai kawan, aku bagaikan boneka kayu yang sekalipun jatuh berkali-kali, tidak akan hancur"
Dan....pintu baru itupun kini terbuka lebar :)